Ling zhi memiliki sifat rasa pedas, pahit, dan hangat. Mengonsumsi ramuan dari ling zhi memiliki efek bersifat melindungi organ tubuh, membangun (constructive), mengobati, dan berdampak positif terhadap penyembuhan organ lain yang sakit. Sejauh ini belum pernah ditemukan efek negatif yang ditimbulkan setelah mengonsumsi ramuan ling zhi.
Dari berbagai penelitian yang dilakukan di berbagai negara, ling zhi berkhasiat sebagai herbal anti-diabetes, anti-hipertensi, anti-alergi, antioksidan, anti-[inflamasi], anti-hepatitis, analgesik, anti-HIV, serta perlindungan terhadap liver, ginjal, hemoroid atau wasir, anti-tumor, dan sistem imunitas (kekebalan tubuh)
Kandungan Nutrisi Ling Zhi
| Nutrisi | Jumlah(%) |
| 43 | |
| 26.4 | |
| 4.5 | |
| 19.0 | |
| 6.9 |
Kandungan Mineral dan Vitamin Ling Zhi
| Komponen | Jumlah(mg/100 g bahan) |
| 4,150 | |
| 3,590 | |
| 1,030 | |
| 832 | |
| 735 | |
| 82,6 | |
| 61,90 | |
| Vitamin B2 | 17,10 |
| Vitamin B1 | 3,49 |
| Vitamin B6 | 0,71 |
Nama:
Ling zhi (Lokal), Ganoderma lucidum (Latin), Reishi (Jepang), yeongji (Korea), gadonerma (Inggris), kulat (Malaysia), al-kummah (Arab).
Efek herbal:
Ling zhi berperan sebagai antineopastik, kardiovaskular, dan antibiotik. Sebagai antineoplastik ling zhi menunjukkan efek meningkatkan imunitas/ kekebalan, mendorong aktivitas makrofak dan T-limfosit. la meningkatkan produksi sitokin, interleukin, dan interferon dalam tubuh. Sebagai kardiovaskular ling zhi mengatasi tekanan darah rendah dan menjaga kestabilan kontraksi otot jantung. Ling zhi sebagai antibiotik bekerja dengan menghambat pertumbuhan beberapa patogen asing (E.coli, Pseudomonas spp, Streptococci A, Staphylococci, dan Pneumococci) dan menunjukkan aktivitas antibakteri.
Empiris:
Ekstrak ling zhi diperoleh dari jamur dewasa umur 90 hari. Sedangkan miselium ling zhi merupakan ekstrak yang diproses dari bawah tudung jamur berusia 18 hari. Menurut dr Paulus Wahyudi Halim, dokter dan herbalis di Serpong, Tangerang, ling zhi mengandung polisakaricla. Senyawa aktif dalam jamur itu dikenal sebagai pembangun imunitas tubuh. Saat imunitas meningkat, nutrisi akan bekerja memperbaiki sel rusak di dalam tubuh. Konsumsi rutin dalam tubuh akan merangsang produksi interferon I dan II sebagai antikanker. Secara alami tubuh juga menghasilkan kedua senyawa itu, namun konsumsi ling zhi mendorong produksi berlipat.
Menurut Paulus khasiat ganoderma makin lengkap dengan adanya senyawa triterpenoid seperti ganoderat. Triterpenoid ampuh melenturkan otot polos pembuluh darah dan memperbaiki viskositas alias kekentalan darah. Ini artinya reishi mencegah koagulasi atau penggumpalan darah, merangsang sirkulasi darah, sekaligus mengurangi trigliserida dan low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat. Dengan serangkaian kegunaan itu tidak heran jika banyak bukti empiris reishi mengatasi dan mencegah ancaman penyakit jantung koroner, atherosklerosis, stroke dan penyakit gangguan peredaran darah lainnya.
Menurut Paulus, ling zhi juga berperan sebagai antipenuaan lantaran fungsinya memperbaiki aliran darah dan meningkatkan distribusi nutrisi ke kulit. Khasiat antioksidan membersihkan racun dari tubuh dan memperbaiki jaringan kulit. Itulah sebabnya orang yang mengkonsumsi jamur ini terlihat awet muda.
Namun ling zhi bukan obat sempurna. Setidaknya menurut dr Sidi Aritjahja. herbalis di Yogyakarta, ling zhi bersifat neovaskular, memicu pembentukan pembuluh darah baru. Efek ini ada berdampingan dengan khasiat obat. Jika setelah interaksi dengan penyakit efek kardiovaskular lebih besar, makin besar peluang penyebaran penyakit. Atas dasar itu menurut Sidi, penyakit yang kurang cocok diatasi dengan ling zhi adalah kanker dan jantung koroner.
Pada penderita jantung, penambahan pembuluh darah baru akan meningkatkan aktivitas jantung. Lama-kelamaan kerja jantung makin berat. Untuk mengurangi efek neovaskularis, pemakaian ling zhi bisa dikombinasikan dengan jintan hitam dalam pengobatan kanker. Efek neovaskularis justru diharapkan bagi penderita stroke. Penyakit ini muncul akibat penyumbatan pembuluh darah.
Hartono Chong, herbalis di Roxy, Jakarta, memakai ling zhi untuk mengobati kanker akibat mutasi gen. Jamur kayu ini tokcer meningkatkan oksigen dalam tubuh sehingga darah enter, peredaran lancar, kondisi kesehatan pasien membaik.
Bukti lain kemujaraban ling zhi juga terbukti saat menghadapi vertigo, sakit kepala yang disebabkan terganggunya keseimbangan tubuh. Ada beberapa pencetus vertigo: gangguan pada otak kecil, kekurangan pasokan oksigen ke otak, radang telinga dalam, infeksi virus pada labirin, bakteri di gendang telinga, dan pengaruh obat-obatan jenis tertentu. Jika sedang kambuh penderita vertigo akan merasa benda-benda di sekitarnya berputar, mual, muntah, pandangan berbayang, dan tidak fokus.
Hartono menduga gejala mirip vertigo terjadi saat suplai oksigen ke otak berkurang akibat pengentalan darah. Darah yang mengental hanya mengandung sedikit oksigen. Akibatnya fungsi otak menurun dan muncul rasa sakit. Ling zhi berefek mengencerkan darah sehingga lebih banyak oksigen yang terlarut. Menurut dr Sidi Aritjahja, herbalis di Yogyakarta, ling zhi dapat merangsang pembentukan pembuluh darah baru. Semakin bertambah jumlah pembuluh, semakin banyak oksigen yang diangkut ke otak.
Senyawa aktif:
Ganoderic acid, lucidenic acid, ganoderma acid, gan-odosterone oleic acid. Polisakarida, triponopoid, komponen asam nukleat, dan asam amino organik.
Resep:
1. Kanker
Sebanyak 5-30 g ekstrak ling zhi diminum setiap hari.
Sebanyak 5-30 g ekstrak ling zhi diminum setiap hari.
2. Memperbaiki kondisi tubuh
Konsumsi 5 —10 g ekstrak ling zhi setiap hari.
Konsumsi 5 —10 g ekstrak ling zhi setiap hari.
3. Tumor
Sebanyak 1 sendok makan atau setara 8 g serbuk ling zhi direbus dalam 2 gelas air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Angkat, dinginkan, lalu saring. Jika tumor atau kanker masih ada dalam stadium awal air rebusan diminum 2 kali sehari sebanyak 1 gelas. Jika sudah stadium lanjut dosis bisa ditingkatkan menjadi 3 kali sehari.
4. Obat luar untuk luka
Enam kapsul ekstrak ling zhi ditaburkan di atas luka, frekuensinya 1 kali sehari. Hasilnya rat-rata bisa dilihat seminggu kemudian, luka mengering dan lebih bersih.
Enam kapsul ekstrak ling zhi ditaburkan di atas luka, frekuensinya 1 kali sehari. Hasilnya rat-rata bisa dilihat seminggu kemudian, luka mengering dan lebih bersih.
Sumber: Herbal Indoneesia Berkhasiat (Trubus Info Kit)
Walaupun masing-masing jenis memiliki khasiat utama pada organ yang berbeda-beda, secara umum semua jenis lingzhi berfungsi sebagai adaptogen yang menormalkan berbagai gangguan fungsi tubuh. Kandungan polisakarida, germanium, triterpenoid padha reishi bekerja melawan kanker dengan membersihkan racun, mengembalikan sel-sel tidak normal menjadi sel normal, serta berfungsi sebagai imunomodulator (pembangkit kekebalan tubuh) dan imunoterapi. Juga dapat mencegah angiogenesis (pembentukan pembuluh darah baru pada sel-sel kanker) sehingga sel kanker tidak bisa menyebar.
Kemampuannya memperbaiki sirkulasi darah ikut meningkatkan kandungan oksigen dalam sel. Kadar oksigen tinggi dalam sel membuat sel-sel kanker mati. Demikian juga kemampuannya membersihkan racun, membuat sel kanker kehilangan sarana utama untuk hidup dan berkembang.
Selain kemampuan antikanker , lingzhi sangat dikenal untuk menormalkan tekanan darah –tinggi maupun rendah–, mencegah stroke, antioksidan, antinyeri, antiradang, antivirus, antijamur, antialergi, menurunkan kadar lemak, kolesterol, gula darah, menyembuhkan bronkhitis, hepatitis, menekan efek samping kemoterapi/radiasi, dan masih banyak lagi. Kemampuannya menyembuhkan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan, tak lain disebabkan daya adaptogennya, yaitu dengan menormalkan semua fungsi tubuh yang terganggu.
Dalam sejarah panjangnya sebagai herba pengobatan yang diandalkan, tidak pernah dilaporkan adanya efek samping yang serius, kecuali efek samping ringan setelah pemakaian jangka panjang --misalnya enam bulan-- berupa rasa agak kering pada rongga mulut dan rongga hidung. Efek samping ini segera hilang setelah pemakaian dihentikan sementara, untuk kemudian diteruskan lagi.
Kemampuannya memperbaiki sirkulasi darah ikut meningkatkan kandungan oksigen dalam sel. Kadar oksigen tinggi dalam sel membuat sel-sel kanker mati. Demikian juga kemampuannya membersihkan racun, membuat sel kanker kehilangan sarana utama untuk hidup dan berkembang.
Selain kemampuan antikanker , lingzhi sangat dikenal untuk menormalkan tekanan darah –tinggi maupun rendah–, mencegah stroke, antioksidan, antinyeri, antiradang, antivirus, antijamur, antialergi, menurunkan kadar lemak, kolesterol, gula darah, menyembuhkan bronkhitis, hepatitis, menekan efek samping kemoterapi/radiasi, dan masih banyak lagi. Kemampuannya menyembuhkan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan, tak lain disebabkan daya adaptogennya, yaitu dengan menormalkan semua fungsi tubuh yang terganggu.
Dalam sejarah panjangnya sebagai herba pengobatan yang diandalkan, tidak pernah dilaporkan adanya efek samping yang serius, kecuali efek samping ringan setelah pemakaian jangka panjang --misalnya enam bulan-- berupa rasa agak kering pada rongga mulut dan rongga hidung. Efek samping ini segera hilang setelah pemakaian dihentikan sementara, untuk kemudian diteruskan lagi.
CANTIK TAPI PAHIT
Tak heran kalau buku pengobatan Tiongkok kuna menjuluki jamur ini sebagai “jamur dewa” dan menempatkannya pada peringkat pertama di antara seluruh bahan obat yang dikenal saat itu (baik dari golongan hewan, tumbuh-tumbuhan, maupun bahan lainnya). Selain itu, lingzhi aman dikonsumsi oleh semua orang, dewasa maupun anak-anak, bahkan wanita hamil, baik dalam kondisi sehat maupun sakit.
Untuk mendapatkan manfaat optimal dari khasiat lingzhi, paling bagus dengan cara direbus. Lingzhi kering dalam bentuk irisan tipis atau serbuk sebanyak 5-10 gram dimasukkan ke dalam 3 gelas air mendidih. Kemudian panci perebus ditutup, api dikecilkan sehingga airnya tidak mendidih lagi (tapi masih cukup panas) dan dibiarkan selama dua jam. Barulah didinginkan dan diminum pada saat perut kosong, bersamaan dengan vitamin C. Rasanya agak pahit. Untuk mengurangi rasa pahitnya, gunakan madu atau jus buah, jangan gula pasir.
Cara lain yang lebih praktis adalah membuatnya menjadi serbuk kemudian memasukkannya ke dalam kapsul. Tapi perlu diingat, lingzhi tumbuh di alam bebas selama berbulan-bulan. Walaupun secara farmakologis kualitasnya lebih bagus daripada lingzhi hasil budidaya, sangat riskan untuk mengkonsumsinya secara langsung tanpa diolah dulu, karena pasti ada kotoran, kuman, atau bakteri yang menempel.
Cara lain yang lebih praktis adalah membuatnya menjadi serbuk kemudian memasukkannya ke dalam kapsul. Tapi perlu diingat, lingzhi tumbuh di alam bebas selama berbulan-bulan. Walaupun secara farmakologis kualitasnya lebih bagus daripada lingzhi hasil budidaya, sangat riskan untuk mengkonsumsinya secara langsung tanpa diolah dulu, karena pasti ada kotoran, kuman, atau bakteri yang menempel.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar